Carrot
Showing posts with label Ceita Pendek. Show all posts
Showing posts with label Ceita Pendek. Show all posts

Wednesday, 26 June 2013

Ada Apa dengan Diriku?

Bismillah.



Hello sun shine, kau datang lagi. Mengapa kau datang secepat ini ataukah memang sudah waktunya kau bersinar? Uups, rupanya aku yang terlalu lama terbaring di tempat peraduan. Kini mataku mencari-cari sesuatu diantara tumpukan kantong madu yang tak teratur pada sekelilingku. Sesaat aku mengingat kapan terakhir kalinya aku meletakkan benda yang tengah kucari.

Nah! ini dia yang kucari. Baru lima chapter aku membacanya tanpa sadar telah membuatku terlelap. Sebuah novel dengan cover klasik yang membawaku keliling Roma hingga terbawa ke dreamland semalam, hihihi.  Akupun memutuskan untuk melanjutkan ke chapter berikutnya. Sepertinya ini hari yang indah untuk menuntaskan cerita, batinku. Kata demi kata yang terserap membawaku hanyut pada kisah yang dirangkai si penulis novel.

Saturday, 17 November 2012

Ketika Redup Cahaya



Goresan luka telah bersarang dalam lubuk wanita itu. Tertutup rapat hingga tiada seorangpun menemukan  bercaknya. Luka yang dahulu sudah mengering oleh iringan waktu. Sering berganti sayatan bak mata pisau menerjang. Luka-luka seolah datang silih berganti, timbul tenggelam sesuai episode hidupnya. Ya, dia hidup dalam redup cahaya bila jiwa kembali menuai tetesan luka. Meski terang sering menjadi cahaya baginya tapi apa daya jika perih mulai menjalar. Peluk erat sang redup menjadi satu-satunya penenang kala tak berdaya menahan luka yang teramat sakit. Tapi kini berbeda, Ia yang biasanya tegar saat ini merasa begitu lemah dan terpuruk.

Wednesday, 10 October 2012

Belum Cukup Umur


Waktu menunjukkan pukul 20.00  WIB.

Harusnya adikku sudah tertidur di jam-jam seperti ini, sore ini ku lihat raut wajahnya masih segar dan belum ada tanda-tanda mengantuk. Mungkin dia rindu denganku yang hampir dua bulan ini tidak pulang ke rumah alias tinggal terpisah demi mencari sesuap nasi.